Hubungan Rumah Tangga Konsumen dengan Perusahaan

Hubungan Rumah Tangga Konsumen dengan Perusahaan – Pada kesempatan ini admin selangkahlagi.com akan berbagi tentang Hubungan Rumah Tangga Konsumen dengan Perusahaan. Sebelumnya admin juga sudah berbagi tentang Pengertian distribusi, Fungsi Distribusi Pokok dan Saluran Distribusi.
Hubungan antara rumah tangga konsumen dan perusahan atau produsen yang disebut juga model 2 (dua) sektor. Rumah tangga konsumen memperoleh barang dan jasa dengan cara membeli produk dari perusahaan. Transaksi tersebut menyebabkan terjadinya arus barang dan jasa dari perusahaan ke rumah tangga konsumen melalui pasar. Transaksi tersebut menimbulkan arus uang dari rumah tangga konsumen ke produsen untuk pembayaran barang jasa yang didapatnya. Arus pembayaran itu disebut sebagai pembelanjaan masyarakat. Nilai arus barang atau jasa harus sama dengan nilai arus uang (pembelanjaan).
Hubungan Rumah Tangga Konsumen dengan Perusahaan

Hubungan Rumah Tangga Konsumen dengan Perusahaan

Kita ketahui bersama bahwa perusahaan memerlukan faktor-faktor produksi berupa tenaga kerja, tanah, modal usaha, dan kewirausahaan. Perusahaan memberikan kompensasi atau balas jasa berupa upah atau gaji, sewa, bunga atau deviden, dan laba atas penggunaan faktor produksi dari rumah tangga. Hal tersebut menimbulkan arus faktor produksi dari rumah tangga ke perusahaan yang diimbangi arus uang dari perusahaan ke rumah tangga. Arus uang itu merupakan penghasilan atau pendapatan rumah tangga. Nilai faktor-faktor produksi harus sama dengan nilai arus uang.
Demikianlah pembahasan singkat tentang Hubungan Rumah Tangga Konsumen dengan Perusahaan dari admin selangkahlagi.com, semoga bermanfaat. Jangan lupa lihat juga Pengertian Produksi, Tujuan Produksi dan Perilaku Produsen.
Hubungan Rumah Tangga Konsumen dengan Perusahaan | admin | 4.5
Leave a Reply