Air Liur berlebih saat Puasa? Ini Penjelasannya

Air Liur berlebih saat Puasa? Ini Penjelasannya – Bagi kaum muslimin di bulan ramadhan merupakan bulan yang mewajibkan bagi setiap kaum muslimin yang memenuhi syarat wajib puasa untuk berpuasa. Masalah yang sering muncul ketika berpuasa adalah produksi air liur yang berlebih, hal ini kerap terjadi pada setiap muslimin. Kalau ingin tahu apa penyebabnya, silahkan disimak baik-baik penjelasan berikut ini.

Produksi air liur yang lebih banyak dari biasanya, umumnya merupakan kondisi yang bersifat sementara dan jarang mengindikasikan gangguan kesehatan yang lebih serius. Kelenjar ludah rata-rata memproduksi sekitar 0.5 L-1.5 L liur perharinya, namun jumlah tersebut biasanya tidak disadari karena proses menelan liur berlangsung hampir tanpa disadari. Pada saat berpuasa, bisa jadi produksi tersebut berlangsung seperti biasa atau malah cenderung berkurang, namun karena perhatian lebih ke arah mulut dan saluran pencernaan, maka bisa saja dipersepsikan sebagai jumlah liur yang berlebih.

Air Liur berlebih saat Puasa?Ini Penjelasannya

Air Liur berlebih saat Puasa?Ini Penjelasannya

Meski demikian, jika produksi liur tetap dirasakan banyak dan terus menerus dalam jangka waktu lama, maka sebaiknya keluhan tersebut dikonsultasikan dengan dokter untuk melihat ada tidaknya kelainan organ yang mendasarinya. Diantara penyebab kelebihan produksi liur, yang diistilahkan dengan sialorrhea, adalah:

  • Penyakit refluks asam lambung (GERD)
  • Infeksi di daerah mulut maupun tenggorokan
  • Sariawan
  • Kehamilan
  • Penggunaan gigi palsu baru atau yang tidak pas
  • Penggunaan obat-obatan tertentu seperti klonazepam dan pilokarpin

Sebab yang lebih jarang antara lain adalah:

  • Keracunan zat arsen
  • Bells palsy
  • TBC, sifilis, dan rabies

Jika kelebihan liur disebabkan oleh kesulitan menelan, maka kemungkinan penyebabnya:

  • Sinusitis akut maupun kronik
  • Pembesaran adenoid
  • Alergi
  • Tumor yang membatasi gerak mulut dan rahang

Produksi liur dikategorikan sebagai sialorrhea jika produksi liur sampai menetes keluar mulut (“ngiler”) tanpa disengaja, atau perlu membuang ludah berulang-ulang, atau memerlukan tissue atau lap khusus untuk menyerap air liur yang terus keluar.

Baca :

Demikianlah info singkat dari admin tongkis.com tentang Air Liur berlebih saat Puasa? Ini Penjelasannya yang bisa dibagikan untuk anda. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan anda. [ts]

Air Liur berlebih saat Puasa? Ini Penjelasannya | admin | 4.5