Metode Pembelajaran Cooperative Script dan Picture and Picture

Metode Pembelajaran Cooperative Script dan Picture and Picture – Pada kesempatan ini admin tongkis.com akan berbagi informasi mengenai Metode Pembelajaran Cooperative Script dan Picture and Picture, berikut penjelasan lengkapnya.

Cooperative Script

Skrip kooperatif adalah metode belajar dimana siswa bekerja berpasangan dan secara lisan mengikhtisarkan bagian-bagian dari materi yang dipelajari.Metode Pembelajaran Cooperative Script dan Picture and Picture

Langkah-langkah:

  1. Guru membagi siswa untuk berpasangan. Metode Pembelajaran Cooperative Script dan Picture and Picture
  2. Guru membagikan wacana / materi tiap siswa untuk dibaca dan membuat ringkasan.
  3. Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar.
  4. Pembicara membacakan ringkasannya selengkap mungkin, dengan memasukkan ide-ide pokok dalam ringkasannya. Sementara pendengar menyimak / mengoreksi / menunjukkan ide-ide pokok yang kurang lengkap dan membantu mengingat / menghapal ide-ide pokok dengan menghubungkan materi sebelumnya atau dengan materi lainnya.
  5. Bertukar peran, semula sebagai pembicara ditukar menjadi pendengar dan sebaliknya, serta lakukan seperti di atas.
  6. Kesimpulan guru.
  7. Penutup.

Kelebihan:

  • Melatih pendengaran, ketelitian / kecermatan.
  • Setiap siswa mendapat peran.
  • Melatih mengungkapkan kesalahan orang lain dengan lisan.

Kekurangan:

  • Hanya digunakan untuk mata pelajaran tertentu
  • Hanya dilakukan dua orang (tidak melibatkan seluruh kelas sehingga koreksi hanya sebatas pada dua orang tersebut).

Picture and Picture

Picture and Picture adalah suatu metode belajar yang menggunakan gambar dan dipasangkan / diurutkan menjadi urutan logis.

Langkah-langkah:

  1. Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai.
  2. Menyajikan materi sebagai pengantar.
  3. Guru menunjukkan / memperlihatkan gambar-gambar yang berkaitan dengan materi.
  4. Guru menunjuk / memanggil siswa secara bergantian memasang / mengurutkan gambar-gambar menjadi urutan yang logis.
  5. Guru menanyakan alas an / dasar pemikiran urutan gambar tersebut.
  6. Dari alasan / urutan gambar tersebut guru memulai menanamkan konsep / materi sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai.
  7. Kesimpulan / rangkuman.

Kelebihan :

  • Guru lebih mengetahui kemampuan masing-masing siswa.
  • Melatih berpikir logis dan sistematis.

Kekurangan:

  • Memakan banyak waktu. Banyak siswa yang pasif.

Baca :

Demikianlah info singkat tentang Metode Pembelajaran Cooperative Script dan Picture and Picture, semoga bermanfaat. [ts]

Metode Pembelajaran Cooperative Script dan Picture and Picture | admin | 4.5