Model Pembelajarn Student Teams Achievement Divisions (STAD) dan Examples Non Examples

Model Pembelajarn Student Teams Achievement Divisions (STAD) dan Examples Non Examples – Pada kesempatan ini admin tongkis.com akan berbagi informasi mengenai Model Pembelajarn Student Teams Achievement Divisions (STAD) dan Examples Non ExamplesSiswa dikelompokkan secara heterogen kemudian siswa yang pandai menjelaskan anggota lain sampai mengerti. Di sini admin akan membagikan langkah-langkah yang dilakukan dalam penerapan Model Pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD) di dalam kelas yang bisa anda gunakan dalam proses pembelajaran.

Model Pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD)

Model Pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD)

Langkah-langkah:

  1. Membentuk kelompok yang anggotanya 4 orang secara heterogen (campuran menurut prestasi, jenis kelamin, suku, dll.).
  2. Guru menyajikan pelajaran.
  3. Guru memberi tugas kepada kelompok untuk dikerjakan oleh anggota kelompok. Anggota yang tahu menjelaskan kepada anggota lainnya sampai semua anggota dalam kelompok itu mengerti.
  4. Guru memberi kuis / pertanyaan kepada seluruh siswa. Pada saat menjawab kuis tidak boleh saling membantu.
  5. Memberi evaluasi.
  6. Penutup.

Kelebihan:

  1. Seluruh siswa menjadi lebih siap.
  2. Melatih kerjasama dengan baik.

Kekurangan:

  1. Anggota kelompok semua mengalami kesulitan.
  2. Membedakan siswa.

Model Pembelajaran Examples Non Examples

Examples Non Examples adalah metode belajar yang menggunakan contoh-contoh. Contoh-contoh dapat dari kasus / gambar yang relevan dengan KD.

Langkah-langkah:

  1. Guru mempersiapkan gambar-gambar sesuai dengan tujuan pembelajaran.
  2. Guru menempelkan gambar di papan atau ditayangkan lewat OHP.
  3. Guru memberi petunjuk dan memberi kesempatan kepada siswa untuk memperhatikan / menganalisa gambar.
  4. Melalui diskusi kelompok 2-3 orang siswa, hasil diskusi dari analisa gambar tersebut dicatat pada kertas.
  5. Tiap kelompok diberi kesempatan membacakan hasil diskusinya.
  6. Mulai dari komentar / hasil diskusi siswa, guru mulai menjelaskan materi sesuai tujuan yang ingin dicapai.
  7. Kesimpulan.

Kebaikan:

  • Siswa lebih kritis dalam menganalisa gambar.
  • Siswa mengetahui aplikasi dari materi berupa contoh gambar.
  • Siswa diberi kesempatan untuk mengemukakan pendapatnya.

Kekurangan:

  • Tidak semua materi dapat disajikan dalam bentuk gambar.
  • Memakan waktu yang lama.

Baca :

Demikianlah info singkat dari admin tongkis.com tentang Model Pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD) yang bisa dibagikan untuk anda. Semoga bermanfaat dan bisa membantu anda dalam proses belajar dan pembelajaran di dalam kelas. [ts]

Model Pembelajarn Student Teams Achievement Divisions (STAD) dan Examples Non Examples | admin | 4.5