Pengertian dan Ciri Ciri Sistem Perekonomian Campuran

Pengertian dan Ciri Ciri Sistem Perekonomian Campuran Sistem ekonomi campuran adalah sistem ekonomi yang berada pada pertengahan dari sistem ekonomi komando dan sistem ekonomi pasar bebas, di mana sumber daya dialokasikan oleh pasar dan pemerintah.

Sistem ekonomi campuran merupakan salah satu dari tiga sistem ekonomi yang paling dikenal oleh masyarakat dunia. Sistem ekonomi ini berusaha mengambil dan memadukan kebaikan dari sistem ekonomi sosialis dan kapitalis yang dianggap terlalu ekstrim.Pengertian dan Ciri - Ciri Sistem Perekonomian Campuran

Dalam sistem ini kedua belah pihak; pemerintah maupun swasta sama-sama berperan dalam kegiatan ekonomi. Jauh berbeda dengan sosialis yang menjadikan pemerintah sebagai penguasa otoriter yang memiliki hak penuh terhadap kebijakan dan kegiatan ekonomi. Ataupun seperti sistem liberal yang memberikan kebebasan penuh terhadap swasta dan pemilik modal sehingga dianggap rawan terjadi monopoli ekonomi oleh segelintir orang.

Adapun tujuannya untuk menghindari penguasaan secara penuh dari segolongan masyarakat terhadap sumber daya ekonomi. Jadi, sistem ekonomi campuran merupakan suatu sistem organisasi ekonomi yang ditandai dengan keikutsertaan pemerintah dalam menentukan cara – cara mengatasi masalah ekonomi yang dihadapi masyarakat. Sistem ekonomi campuran juga disebut dengan istilah demokrasi ekonomi, welfare state atau keynesianisme.

Ciri – ciri sistem ekonomi campuran sebagai berikut :

  1. Ada kegiatan ekonomi yang dilaksanakan oleh pribadi-pribadi (swasta), dan sebagian lagi (biasanya pada sektor-sektor yang menyangkut hajat hidup orang banyak seperti listrik, air minum, telekomunikasi, jalan, jembatan, serta taman-taman kota) dipegang oleh pemerintah
  2. Sebagian interaksi ekonomi terjadi di pasar. Akan tetapi, masih ada campur tangan pemerintah dengan berbagai kebijakannya. Misalnya untuk melindungi konsumen, pemerintah menggunakan kebijakan harga atas (ceiling price). Sedangkan untuk melindungi golongan produsen, pemerintah sering menggunakan kebijakan harga dasar (floor price).
  3. Persaingan diperbolehkan tetapi gerak-geriknya diawasi agar tidak sampai mengarah ke bentuk persaingan yang saling merugikan. Intinya, campur tangan pemerintah dimaksudkan untuk menyehatkan kehidupan ekonomi, mencegah terjadinya penumpukan atau konsentrasi ekonomi ke satu tangan (monopoli), serta mencegah dan mengatasi kalau terjadi krisis ekonomi.

Baca :

Dari uraian tersebut, jelas bahwa ciri yang paling menonjol dari sistem ekonomi campuran adalah adanya intervensi (campur tangan) pemerintah dalam perekonomian yang terintegrasi di pasar. Dalam sebuah perekonomian campuran, intervensi pemerintah tampil dalam kadar atau derajat yang berbeda-beda. Sistem ekonomi yang campur tangannya lemah berarti mendekati sistem ekonomi pasar, sedangkan yang kuat mendekati sistem ekonomi perencanaan (terpusat).

Referensi : Buku BSE Ekonomi Kelas X SMA/MA Nurhayatiningtyas 2009.

Pengertian dan Ciri Ciri Sistem Perekonomian Campuran | admin | 4.5