Sejarah Kucing Anggora

Sejarah Kucing Anggora – Pada kesempatan ini admin tongkis.com akan berbagi tentang Sejarah Kucing Anggora, berikut penjelasan lengkapnya.

Kucing anggora adalah salah satu kucing ras alami yang sangat tua. Ras kucing anggora ini berasal dari Angora (sekarang Ankara), Turki. Kucing anggora ini mempunyai badan yang sedang, bulu panjang, badannya langsing dan terlihat anggun. Maka tidak heran, kucing ini banyak peminatnya dan sangat populer di Indonesia.

Karena kucing ini banyak peminatnya, maka tidak heran jika harga kucing anggora cukup mahal dan harga ras asli lebih mahal dibandingkan ras kucing anggora hasil perkawinan dengan kucing lain. Harga ras asli kucing anggora sekitar 4-15 juta rupiah. Sedangkan, harga kucing anggora hasil perkawinan dengan ras kucing lain sekitar 200 ribu sampai 2,8 juta rupiah.Sejarah Kucing Anggora

Sekitar 250 tahun yang lalu, banyak orang mengira bahwa semua kucing yang ada di Persia (sekarang Iran) disebut kucing anggora. Padahal, kucing yang ada di Persia memiliki ras tersendiri, yaitu ras kucing persia. Pada saat itu, banyak sekali kucing berbulu panjang berkeliaran di sekitar kota Angora dan Persia. Penduduk setempat menganggap bahwa semua kucing berbulu panjang tersebut sama.

Sampai saat ini, belum ada yang mengetahui asal usul kucing anggora. Karena kucing ini pada awalnya merupakan kucing liar. Namun, ada teori yang menyatakan bahwa kucing anggora berasal dari kucing liar Asia, yaitu kucing Pallas. Selain itu, kucing anggora juga diyakini berasal dari kucing liar Afrika atau hasil persilangan antara kucing pallas dengan kucing Afrika sehingga melahirkan kucing anggora.

Seiring perjalannya waktu, kucing anggora mulai terkenal di Eropa, tepatnya pada abad ke-16. Kucing anggora ini bisa terkenal di Eropa karena seseorang yang bernama Pietro Delle, orang Italia, membawa kucing ini ke salah satu istana di Italia. Kucing ini semakin terkenal di Eropa saat raja Louis XV memelihara kucing ini di dalam istananya.

Karena kucing ini sudah sangat terkenal di Eropa, maka para pedagang Eropa yang melakukan bisnisnya di Timur Tengah berlomba-lomba untuk mengimpor kucing berubulu panjang dari Turki dan Persia. Sejak saat itu, kucing berbulu panjang mulai diikutkan dalam sebuah kontes yang diadakan di Inggris pada tahun 1870 dan kucing berbulu panjang makin banyak penggemarnya. Sejak saat itu, ciri ciri kucing anggora dengan ciri ciri kucing persia mulai di perjelas dan lebih spesifik.

Baca :

Pada tahun 1954, kucing anggora ini mulai dijual di Amerika Serikat. Selain di Amerika Serikat, kucing anggora juga dijual di Swedia pada tahun 1996. Pada tahun 1968, kucing anggora berwarna putih pertama kali diakui oleh Cat Fancier’s Association (CFA). Karena kucing ini sudah diakui, maka sejak tahun 1978, diadakan kontes kucing anggora tahunan. Tidak hanya CFA saja yang mengakui kucing ini, sebuah organisasi yang bernama FIFe juga mengakui kucing anggora pada tahun 1993.

Demikianlah info Sejarah Kucing Anggora dari admin tongkis.com, semoga bermanfaat. [ts]

Sejarah Kucing Anggora | admin | 4.5